8 Kebiasaan dan Etika Makan Kerajaan Inggris - redaksionline.com

8 Kebiasaan dan Etika Makan Kerajaan Inggris


redaksionline.com - 
Dalam hal mengikuti aturan dan peraturan, keluarga kerajaan sangat rinci tentang itu. Sesuatu yang kecil dan sepele seperti kebiasaan dan etika di meja makan misalnya, hal tersebut justru memiliki arti penting yang sangat besar di antara bangsawan kerajaan Inggris.

Meskipun, sebagian besar aturan kerajaan berkisar pada Ratu, dia juga tidak dimaafkan jika tidak mengikuti aturan makan yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. Lalu, seperti apa aturan etika makan kerajaan? Seperti dilansir Times of India, berikut ini beberapa aturan makan dan etika paling tidak biasa yang diikuti oleh anggota keluarga kerajaan.

1. Tidak ada yang bisa duduk atau makan dihadapan Ratu

Beberapa etika makan paling dasar dan penting yang diikuti oleh bangsawan, berkisar pada Ratu sendiri. Misalnya, duduk atau makan di meja makan di hadapan Ratu sangat tidak dapat diterima, tidak peduli seberapa mendesaknya itu.

2. Setelah Ratu selesai makan, semua orang juga harus selesai

Sementara semua orang di meja makan harus mengikuti petunjuk Ratu, tidak ada yang bisa terus makan setelah Ratu Inggris selesai makan. Ini sepenuhnya wajib bagi setiap orang untuk meletakkan garpu mereka, saat dan ketika Ratu selesai.

3. Bawang putih dan kerang dilarang keras di dapur kerajaan

Bicara kebiasaan makan, menu royal juga diatur dengan ketat. Dari sayuran paling dasar seperti bawang putih dan bawang bombay hingga bahan lain, seperti kerang juga dilarang di dapur kerajaan. (Baca juga: Waktu Terburuk Makan Siang ketika Anda Mencoba Turunkan Berat Badan).

4. Ratu meletakkan dompetnya di atas meja, makan malam harus berakhir dalam 5 menit

Karena segala sesuatu di meja makan kerajaan diatur, ada petunjuk untuk setiap tindakan juga. Misalnya, ketika Ratu meletakkan dompetnya di atas meja, makan malam harus diselesaikan dalam waktu 5 menit.

5. Percakapan makan sudah direncanakan sebelumnya

Percakapan kerajaan di meja makan, terutama pesta makan malam, sangat terkoordinasi dan direncanakan secara strategis. Paruh pertama percakapan makan malam selalu didedikasikan untuk orang yang duduk di sebelah kanan ratu, sedangkan di paruh kedua ratu lebih suka berbicara kepada orang yang duduk di sebelah kiri ratu. Ini adalah format yang selalu diikuti di meja makan kerajaan.

6. Penempatan alat-alat makan

Pada meja makan kerajaan, penempatan perkakas merupakan sarana untuk berkomunikasi dengan para staf kerajaan. Menyilangkan garpu dan pisau adalah cara untuk menunjukkan kepada staf bahwa piring mereka tidak boleh disentuh. Akan tetapi, menempatkan pisau dan garpu mereka pada sudut dengan pegangan di kanan bawah piring merupakan tanda bagi staf untuk membersihkan piring.

7. Berpakaian formal saat makan

Kabarnya, anggota keluarga kerajaan harus berpakaian resmi untuk setiap makan, meskipun itu untuk acara makan malam sederhana.

8. Teh dan alat pemotong harus ditangani dengan cara tertentu

Jika Anda makan dengan bangsawan, ada cara khusus untuk menangani alat makan Anda. Terutama, saat memegang cangkir teh, seseorang harus mencubit pegangan cangkir dengan ibu jari dan jari telunjuk dan menggunakan jari tengah untuk memegang bagian bawah cangkir.(sindonews.com)