Perjuangan #BeladiriBersatu Bongkar Kesaktian Palsu Chintya Candranaya - redaksionline.com

Perjuangan #BeladiriBersatu Bongkar Kesaktian Palsu Chintya Candranaya


redaksionline.com - 
Gerakan #BeladiriBersatu belakangan jadi topik pembahasan yang hangat di media sosial. Dimulai dari lingkup lokal di kalangan beladiri saja, publik umum mulai tertarik mengikuti gerakan yang digawangi beberapa petarung papan atas Indonesia seperti Theodorus Ginting, Suwardi, Rudy Agustian, hingga Mustadi Anetta.

Beberapa pesilat seperti Nirmala Oki, Benny Yossa, dan Denny Aprisani, sempat ikut pula meramaikan aksi ini. Tujuannya cuma satu, membongkar kesaktian palsu dari pesilat wanita asal Lampung, Chintya Candranaya.

Chintya memang sempat bikin heboh jagat media sosial dengan aksinya yang terkesan sakti, lewat menendang tabung gas, pukul dinding beton hingga durian, dan lainnya. Namun, belakangan aksi itu dibongkar sejumlah pihak.


Mencapai satu kesimpulan, yakni aksi Chintya merupakan hasil suntingan semata untuk kepentingan konten 



.

Kasus ini diawali dari keberanian Chintya menyebut MMA tak ampuh dalam beladiri jalanan. Dibalas oleh Suwardi dengan analisis Chintya tak berdasar karena apa yang terjadi di jalanan bukan bergantung pada penguasaan ilmu beladiri, melainkan situasi yang berkembang.

Pakar-pakar MMA hingga beladiri lainnya mulai bicara. Mereka menyerbu Chintya sampai akhirnya muncul gerakan #BeladiriBersatu.


Motifnya jelas, agar Chintya memberikan pembuktian kepada publik terhadap ilmunya. Tapi, saat didatangi ke markasnya di Lampung, Chintya sama sekali tak menampakkan batang hidungnya.

Padahal, pasukan #BeladiriBersatu cuma mau pembuktian dari aksi-aksi yang diklaim sakti oleh tim Chintya.

Aksi Chintya di media sosial memang bikin resah. Sebab, belakangan banyak anak-anak yang menirunya. Sampai-sampai, ada yang patah kaki karena meniru aksi Chintya. Dan buktinya diunggah ke akun @grapplerreceh.


"Apa yang dilihat di YouTube kan tayangan video, dan bisa disunting. Sebagai masyarakat, harus disaring masuk akal atau tidak. Banyak tayangan dia yang tak masuk akal. Makanya saya edukasi. Saya sempat investigasi ke lokasi mereka melakukan pukulan itu," ujar Mustadi dalam podcast Deddy Corbuzier, #CloseTheDoor.

Senada dengan Mustadi, Deddy sempat melihat aksi Chintya memukul dinding beton sampai hancur. Tanda-tanda suntingan dalam videonya jelas terlihat.

"Gue lihat tuh, pas ada muralnya, dipukul, terus bergeser. Ada efek masking di situ," kata Deddy.

Pun, beberapa tutorial beladiri jalanan yang tak masuk akal jadi sorotan tim #BeladiriBersatu. Mustadi menyayangkannya.

"Tak ada disclaimer, pelumpuhan senjata tajam pakai yang asli. Kayak mau silat, pakai senjata tajam asli. Kenapa dia harus mendemonstrasikan seperti itu? Padahal tutorial, buat apa?" jelas Mustadi.


"Ada juga video di mana dia pakai senapan mesin. Jaraknya dekat. Lalu, dia bergerak dan melakukan aksinya. Jangan pakai senapan mesin deh, angin saja. Tetap menancap itu di jidat. Bayangkan kalau anak kecil menirunya," timpal Theo.

Maka dari itu, gerakan #BeladiriBersatu bersuara lantang dan ingin membongkar kesaktian palsu Chintya. Tujuannya hanya demi menghentikan pembohongan publik yang dilakukan Chintya.(Viva.co.id)
View this post on Instagram

Alasan lain.. . . Beladiri menyelamatkan saya dr banyak hal, saya yakin banyak diantara kalian yg pernah diselamatkan dr masalah karena kenal beladiri yuk sudah saatnya kita menyelamatkan beladiri. Reposted from @rudygoldenboy : . . Ini hasil pembodohan publik.ini cm contoh kecil aja. Bayangkan banyak orang yang mengikuti. Pelaku nya membodohi publik dan org2 awam. Coba kalian tanya org awam yg tahu si CC dan si A, jika atlet Combat sport diadu dengan mereka, sapa yg akan menang? Psti jwbnya ya si Cc n si A. Krn mrk bs pecahin duren smp batu bawahnya ancur... Skill tingkat dewa cuy.. Tujuan Mrk ya masuk dunia perfilman dan bayaran konten dr youtube. Bodo amat kontennya mendidik ato ngga, yg penting nama tenar dan menyesatkan, pake adobe dan editan jg ok, yg pnting pd pcy., ditambah bawa2 Tuhan n rendah hati biar dpt empati. Yg udh berhasil dibodohin gmn nasibnya? Ya bodo amat mrk mah. Tujuannya dh berhasil, di puja bagai dewa, dll.. Orang mau dtg ke tmptnya pun mrk ga terima. Krn apa? Krn ktauan dong trik2 busuknya.. Klo kata2 sy salah.. Monggo dibuktikan smua kesaktiannya depan muka sy. Saya bawain tu duren, sama batu kali. Pecahin. Handstand 1 jari. Push up 10.000x. N inget klo ga mampu ngebuktiin, siap baku hantam kita buktiin omong besar yg udh membodohi org di konten kalian yg ga mendidik n sesat. Klo mo tenar, ga bgtu caranya Agus kimochi.. Dan tolong itu ank2 buah nya jgn ngaku2 juara karate, sanda, muaythai. Bkin malu bela diri aja. Atlet2 disini berjuang smp berdarah2 buat berprestasi, dan mrk ga selemah si ridho alias ex atlit. Bahkan mengharumkan nama bangsa dan daerah juga keluarga pake prestasi dan kompetisi. Bukan pembodohan publik spt kalian. Utk teman2 atlet, praktisi bela diri, praktisi olahraga, yuk kita gerakan #stoppembodohanpublik mari bersatu dan bergerak dgn report spam chintyacandranaya dan agussanjayaharimau.utara dan share story or feed video kejenakaan mrk atau video kalian latihan dan tunjukan latihan yang baik dan benar, bukan mengada2 atau hoax, berikan edukasi kepada masyarakat bahwa latihan yang sebenarnya itu ga seperti di film atau komik.. (lanjut di komen) #berjuanguntukprestasi #beladiribersatu

A post shared by BJJ/MMA Meme Indo (@grapplerreceh) on