Perjuangan Wanita yang Bawa Ayahnya Sakit, Ditolak RS 3 Kali karena Banyak Pasien COVID-19. Endingnya Bikin Nyesek - redaksionline.com

Perjuangan Wanita yang Bawa Ayahnya Sakit, Ditolak RS 3 Kali karena Banyak Pasien COVID-19. Endingnya Bikin Nyesek


redaksionline.com - 
Petugas medis saat ini tengah berjuang menghadapi pandemi COVID-19. Sejumlah rumah sakit kini dipenuhi dengan pasien COVID-19. Kondisi ini membuat pasien yang menderita penyakit lain pun jadi terabaikan.

Hal itulah yang dialami oleh wanita bernama Ria asal Balikpapan ini. Perjuangannya membawa ayahnya yang sakit sungguh membuat hati pilu. Dia sampai ditolak rumah sakit tiga kali dengan alasan banyak pasien COVID-19 di rumah sakit. Padahal, saat itu, ayahnya sudah tidak sadarkan diri di ambulance.

Melalui akun Instagram-nya (@ria_1984), Ria menceritakan bahwa semua pihak rumah sakit yang didatanginya tidak menerima pasien gawat darurat.


"Di tolak dengan alasan kamar ICU penuh dan banyak pasien COVID-19 ," tulis Ria dalam unggahan di akun Instagram-nya.

"Kamar ICU penuh dan banya pasien covid, saya udah lemes rasanya. Ini Bapak saya kayak apa? akhirnya saya bawa ke RSPB. Sy tambah lemes. Perlakuan yang samadengan alasan yang sama juga, ditolak karena banyak pasien covid," tambahnya.

Ria bahkan sampai harus mengemis agar ayahnya ditangani, namun pihak RS tetap menolak. Hingga akhirnya, Ria pun terpaksa membawa ayahnya pulang dan dirawat di rumah.

"Sy putuskan, Bapak kami bawa pulang dan dirawat seadanya dirumah oleh kami dan 1 orang perawat yg kami panggil ke rumah," kata Ria.

"Saya sampai gak bisa nangis karena udah gatau gimana caranya nangis ngeliat di depan mata bapak saya dilempar sana sini. Mengemis-ngemis minta dirawat. Tapi, gak bisa karena pasien COVID lebih utama," ujar Ria.

Di akhir tulisannya, Ria berpesan agar orang-orang sadar bahwa COVID-19 adalah penyakit serius. Gara-gara COVID-19, banyak pasien dengan penyakit lain yang tidak bisa menjalani perawatan. Dia juga mengingatkan orang-orang menjaga kesehatannya agar tidak sakit.

"Jadi buat saya, kamu dan kalian. Kalau kalian sayang sama orang-orang yang kalian ciantai, please protect your self. COVID-19 ini bukan penyakit main-main. Tapi, biang masalah. Orang yang seharusnya lebih pantas dan layak dirawat seperti bapak akhirnya hanya bisa pasrah di rumah mengalah dengan pasien Covid," ungkap Ria.
View this post on Instagram

Gak boleh sakit yah... Teruntuk Saya, Kamu dan Kalian GAK BOLEH SAKIT YAH Saat ini rumah sakit di Balikpapan tidak menerima pasien gawat darurat kecuali km sakit parah karna Covid. Apalagi pasien yg membutuhkan penanganan khusus seperti di ICU. Harus banyak bersabar, pasrah dan doa. Kenapa sy bilang seperti ini? Karna kemaren, sy dan adik bawa Bpk yang sedang kondisi tidak sadar didalam ambulance DI TOLAK 3 Rumah Sakit. Subuhnya bapak BAB darah. Awalnya Bpk sy bawa ke RST, tempat biasa Bpk ditangani karna 4 dokternya (dokter penyakit dalam, dokter syaraf, dokter bedah dan dokter anastesi/ICU) ada di RS tsb. DI TOLAK dengan alasan kamar ICU penuh dan banyak pasien Covid. Kemudian kami bawa lagi ke RSUD Gn. Malang. Hasilnya sama. DI TOLAK. Dengan alasan yg sama juga. Kamar ICU penuh dan banyak pasien Covid. Sy udah lemes rasanya. Ini bapak sy kayak apa? Akhirnya sy bawa ke RSPB. Sy tambah lemes. Perlakuan yg sama dengan alasan yg sama juga. DI TOLAK dan banyak pasien Covid. Adek pun ngomong ke sy, "Udah ka, bawa pulang az Bapak, kasian Bapak dibawa kesana kemari". Sy putuskan, Bapak kami bawa pulang dan dirawat seadanya dirumah oleh kami dan 1 orang perawat yg kami panggil kerumah. #covid19 #dinaskesehatan #gugusdepancovid19 #rizaleffendi #balikpapan #balikpapanku

A post shared by Ria Asripah (@ria_1984) on


Akhirnya Meninggal Dunia


Asparuddin Djapar, ayah dari Ria Asripah, yang diduga ditolak oleh tiga rumah sakit plat merah di Balikpapan saat hendak mendapatkan perawatan ketika kondisinya sudah sekarat pada 11 Agustus lalu, akhirnya meninggal dunia dua hari kemudian.

Kabar duka cita itu disampaikan oleh Ria melalui akun Instagram-nya @ria_1984. 

"Innalillahi Wa Innailaihi Roji'un. See you in JANNAH, my Love. Lega sudah yah, Pak. Gak sakit lagi," tulis Ria.